SELAMAT MEMBACA

Pages

17 November 2009

Cara Menentukan Masa Subur

Oleh : Wahyu P. Amd. Keb.

Teman teman semua kali Ini di Blog informasi dan Bisnis akan memberikan beberapa tips khususnya dalam Posting Kesehatan dan Posting ini semoga berguna untuk teman teman semua yang telah berkeluarga Khususnya dan Karena saya bingung juga mau memberi Judul Apa dalam Posting ini maka saya putuskan Memberi Judul Cara Menentukan Masa Subur, walaupun sebenarnya didalamnya ada tips tips lainnya berikut tipsnya :


  • Ø Cara menyusui Dini Yang Benar
  • Ø Cara Menetukan Masa Subur
  • Ø Posisi Bersenggama
  • Ø Upaya Suami Istri Untuk Menentukan Jenis Kelamin Bayi

Dan Langsung aja berikut tips-tipsnya :

CARA MENYUSUI YANG BENAR

A. Sebelum menyusui, ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada putting susu dan areola sekitarnya. Cara ini mempunyai manfaat sebagai desinfektan dan menjaga kelembaban putting susu.

B. Bayi diletakkan menghadap perut ibu

· Ibu duduk atau berbaring dengan santai, bila duduk lebih baik menggunakan kursi yang rendah ( kaki ibu tidak tergantung ) dan punggung ibu bersandar pada sandaran kursi

· Bayi dipegang pada belakang bahunya dengan satu lengan, kepala bayi terletak pada lengkung siku ibu ( kepala tidak boleh menengadah, dan bokong bayi ditahan dengan telapak tangan )

· Satu tangan bayi diletakkan badan ibu, kepala bayi menghadap payudara ( tidahanya membelokkan kepala bayi )

· Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus

· Ibu menatap bayi dengan kasih sayang

C. Payudara dipegang dengan ibu jari di atas dan jari yang lain menopang dibawah jangan menekan putting susu atau areolanya saja

D. Bayi diberi rangsangan untuk membuka mulut ( rooting reflect ) dengan cara :

· Menyentuh pipi dengan putting susu atau,

· Menyentuh sisi mulut bayi

CARA MENENTUKAN MASA SUBUR

a. Berdasarkan hari menstruasi pertama ditambah 12 dan berlangsung tujuh hari, contoh : menstruasi hari pertama tanggal 5, maka perhitungan minggu suburnya adalah tanggal 17-24 dengan rumus ( 5 + 12 ) sampai ( 5 + 12 ) + 7 = 24

b. Melakukan pemeriksaan suhu basal, karena pada siklus menstruasi terjadi pelepasan telur dan terjadi penurunan diikuti dengan kenaikan suhu ½ derajat celcius, sehingga pola menstruasi bipasik

c. Kemungkinan keinginan seks meningkat saat pelepasan telur

d. Kemungkinan terasa nyeri karena pelepasan sel telur ( mittle schmerz )

POSISI BERSENGGAMA

Posisi bersenggama menentukan kenikmatan dan kepuasan yang akan diperoleh baik suami maupun istri, untuk penjelasan lihat dibawah ini :

a. Suami di atas istri

Suami di atas istri adalah posisi hubungan seks yang paling banyak dilakukan. Dalam hubungan seks tersebut masih dapat dilakukan berbagai variasi, seperti kaki istri menjepit tempat tidur dengan suami berdiri di lantai. Seperti diketahui bahwa mata rantai fenomena hubungani seks suami berlangsung singkat, sehingga aktivitas pendahuluan, sangat penting dengan tujuan istri dapat mencapai orgasme bersamaan. Oleh karena itu diperlukan kesabaran memberikan rangsangan sentuhan halus pada tempat erogen

( erotic ). Demikian penetrasi penis memerlukan kesabaran dan waktu yang tepat, dengan memperhatikan tanda – tanda masa dataran tinggi ( plateu phase ) istri ( air liur bertambah, sekitar liang senggama basah, terasa bibir besar dan kecil kemaluan bertambah besar, dan terasa cekaman liang senggama bertambah ). Suami perlu badannya sedikit ke atas sehingga tulang kemaluan istri tersentuh, ini diharapkan klitoris ( kelentit ) istri akan tersentuh pangkal penis. Aktivitas seksual selanjutnya diharapkan selalu merangsang klitoris, sehingga orgasme istri dapat tercapai. Disamping itu istri pun tidak kalah pentingnya untuk mendapatkan posisi mana yang paling ideal, sehingga rangsangan seksual tidak terputus dan tercapai orgasme. Posisi suami di atas istri, dilakukan pada istri dengan posisi rahim kedepan, karena mulut rahim tergenang sperma dan spermatozoanya dapat masuk dengan sendirinya. Dalam posisi ini suami sangat aktif memberikan rangsangan.

b. Posisi istri di atas suami

Posisi istri di atas suami mempunyai keuntungan tersendiri oleh karena istri mengambil bagian yang aktif dalam aktifitas seksual. Posisi ini baik dilakukan pada suami yang mempunyai kondisi tertentu misalnya suami yang gemuk, suami sakit jantung, dan istri sedang hamil sampai trimester kedua. Posisi ini memberikan beberapa keuntungan yaitu suami bebas memberikan rangsangan pada tempat erotic ( erogen ) sehingga menambah kenikmatan hubungan seksual, istri mengambil bagian aktif sehingga dapat mengatur tubuhnya dalam posisi yang paling merangsang, istri dapat menikmati hubungan seksual dengan memuaskan sehingga tercapai orgasme. Klitoris dalam posisi istri di atas suami, selalu tersentuh dan terangsang dengan sempurna. Posisi mana yang akan dipilih tergantung dari keadaan, sehingga kepuasan seksual diharapkan menmbah keharmonisan

c. Posisi Siku – Lutut istri

Mungkin posisi ini yang paling tidak disukai kecuali terpaksa dilakukan. Posisi siku lutut kurang memberikan rangsangan pada daerah erogen ( erotic ) karena jarang tercapai, hubungan antara badan tidak terjadi, rangsangan pada buah dada sulit dilakukan, klitoris ( kelentit ) tidak tersentuh, kurang higienis karena kemungkinan infeksi dari anus ( liang dubur ), kepuasan istri sering tidak tercapai. Posisi siku lutut istri hanya dilakukan pada keadaan tertentu seperti posisi rahim kedepan sehingga sulit didapatkan genangan sperma, bibir serviks ( mulut rahim ) dengan gigitan terbalik, pada kehamilan trimester ketiga ( hamil tua ), dimana perut menghalangi hubungan seksual. Dalam posisi siku – lutut, istri perlu memperhatikan kebersihan anus ( dubur ) apabila waktu hamil sehingga terhindar dari kemungkinan infeksi kehamilan.

d. Posisi suami – istri berbaring miring

Pada posisi ini baik suami maupun istri berada pada posisi berbaring dan badan miring atau berguling ( bukan diatas atau dibawah ). Posisi ini dapat bervariasi :

· Penetrasi penis keliang senggama dari arah belakang

· Istri berbaring miring dan menindih satu paha suami

· Suami berbaring miring menindih satu paha istri

· Suami - istri miring menyilang secara diagonal

UPAYA SUAMI - ISTRI UNTUK MENENTUKAN JENIS KELAMIN BAYI

Jenis kelamin pria

Jenis kelamin wanita

Suami

· Banyak makan daging

· Hubungan seks pada hari ke 13 – 14 ( pertengahan ) sesudah sel telur terlepas

· Saat orgasme penis masuk sedalam mungkin dan pertahankan

· Banyak makan sayur

· Hubungan seks sebelum pelepasan sel telur terakhir hari ke 14

· Saat orgasme penis ditarik setengah liang senggama

Istri

· Mencapai orgasme lebih dahulu

· Mencuci daerah kemaluan dengan soda jajan satu sendok campur air dua liter rendam duduk selama 1/ 2 jam sebelum hubungan seks selama 10 menit

· Orgasme tidak penting

· Mencuci daerah kemaluan dengan asam cuka satu sendok campur air dua liter, ½ jam rendam duduk sebelum hubungan seks selama 10 menit


Ditulis Oleh : Wahyu P. Amd. Keb

2 komentar:

Bila sekiranya berkenan silahkan tinggalkan pesan dibawah ini. Tapi mohon jangan Spam!

Texts