Beberapa waktu lalu dispenser di rumah tiba-tiba tidak bisa memanaskan air seperti biasanya. Lampu indikator memang masih menyala, tetapi air tetap saja tidak panas. Awalnya saya sempat berpikir elemen pemanasnya yang rusak, dan itu berarti biaya perbaikan bisa cukup mahal.
Namun setelah mencoba membongkarnya sendiri, ternyata penyebabnya cukup sepele: thermostat sudah tidak berfungsi.
Gejala Dispenser dengan Thermostat Rusak
Beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan:
-
Air tidak kunjung panas
-
Lampu indikator normal
-
Tidak ada bau terbakar
-
Dispenser masih menyala seperti biasa
Jika mengalami hal ini, jangan buru-buru membeli dispenser baru.
Apa Itu Thermostat?
Thermostat adalah komponen pengaman yang bertugas mengatur suhu air agar tidak terlalu panas. Ketika suhu mencapai batas tertentu, thermostat akan memutus arus listrik ke pemanas.
Pada kebanyakan dispenser, thermostat yang digunakan berada di kisaran 85°C.
Jika komponen ini rusak, arus listrik tidak akan mengalir ke elemen pemanas sehingga air tidak bisa mendidih.
Cara Mengecek Thermostat
Sebelum mulai, pastikan dispenser tidak terhubung ke listrik demi keamanan.
Langkah umum yang bisa dilakukan:
-
Buka bagian belakang dispenser.
-
Cari komponen kecil berbentuk bulat yang menempel pada tabung pemanas.
-
Periksa apakah ada tanda terbakar atau sudah tidak responsif.
Jika memiliki multitester, kamu bisa sekalian mengecek apakah arus masih mengalir.
Mengganti Thermostat 85°C
Kabar baiknya, harga thermostat tergolong murah dan pemasangannya tidak terlalu sulit.
Langkah dasarnya:
-
Lepaskan thermostat lama.
-
Pasang thermostat baru dengan spesifikasi 85°C.
-
Pastikan terpasang erat agar suhu terbaca dengan baik.
Setelah itu, tutup kembali dispenser dan lakukan uji coba.
Biasanya dispenser akan kembali berfungsi normal.
Tips Penting Saat Memperbaiki Dispenser
-
Selalu cabut kabel listrik sebelum membongkar.
-
Gunakan thermostat dengan spesifikasi yang sama.
-
Jangan memaksa membuka bagian yang sulit.
-
Jika ragu, mintalah bantuan teknisi.
Tidak Semua Kerusakan Itu Mahal
Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa tidak semua kerusakan elektronik berujung pada penggantian unit baru. Kadang hanya satu komponen kecil yang menjadi penyebab utama.
Dengan sedikit pengecekan dan keberanian mencoba, kita bisa menghemat cukup banyak biaya.
Siapa tahu kerusakan dispenser di rumahmu juga hanya karena thermostat 🙂
Note : “Saya beli thermostat ini di toko elektronik dekat rumah, harganya hanya sekitar Rp5.000. Jauh lebih murah dibanding harus membeli dispenser baru.”

0 komentar:
Posting Komentar
Bila sekiranya berkenan silahkan tinggalkan pesan dibawah ini. Tapi mohon jangan Spam!